New Logo

Go to Revolution.

Story

Mimpiku Hanya nyata di dalam mimpi, bagaimana bisa?

Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Februari 2021

move on

sekiranya aku sadar,
ini adalah ke lima kalinya aku mencoba pergi lagi..
mencoba melepas rasa itu,
.
.
ingatkah.. disaat pelukan pertama itu, itu adalah pertama kalinya aku mencoba tinggalkan rasa itu disana.. kemudian aku pergi.
kenapa aku pergi? karna kau dengan dirinya.

ingatkah saat kau dengan yg lainnya yg berada jauh disana?, akupun melepasnya yg disini untuk meninggalkan rasaku padamu.. 
tetapi, kemudian aku kembali pergi.. menenangkan hati..
itu saat kamu lebih memantapkan hatimu untuknya.

aku.. pergi jauh, mencoba melepas hatiku kepadamu yang sebatas harapan saja..
aku bertemu seorang yg mampu membuat aku lelah dan berjuang agar dapat melupakanmu.
tetapi untuk ketiga kalinya, aku rela meninggalkannya karna ternyata rasa ini hanya tertuju padamu. aku mencoba pergi.

kau datang dengan senyum itu.. tak sepantasnya aku jatuh lagi kepadamu, aku lelah.. karna kita adalah keterbatasan yg tidak dapat saling mengisi.
aku lelah.. dan akan pergi?
ini adalah ke empat kalinya aku mampu melepas kembali org yg selalu mencoba tulus padaku.
hmm.. ini hanya untuk sebuah harapan, harapan yg hanya sebuah harapan, tidak akan jadi kenyataan..

kelima kalinya, aku mencoba pergi.. meski aku tidak dengan siapa2 lagi, aku mencoba pergi dari perasaan yg salah ini.
aku terlalu jatuh kepadamu, tak pernah bangkit denganmu..
aku sudah sangat lelah dengan ke bingungan ini..
apa sebenarnya yg aku rasa? apakah hanya harapan kecil saja? 
aku ingin pergi jauh..
tidak ingin kembali jatuh..
jatuh ke dalam jurang hayal untuk memilikimu seutuhnya..

terakhir kalinya, aku takut.. kamu sudah mencoba membuka hatimu kepada org lain.. bukan kepadaku hehe..

mungkin aku sudah lebih siap ketika itu, untuk pergi lebih jauh..membawa semua rasa yg tak pernah kamu miliki.

Selasa, 13 Oktober 2020

lagu lama

andai aku bisa kembali ke masalalu..

bayangan itu selalu ada ,
sampai saat ini..
senyuman itu, tawa canda itu, ucap kata manismu..masih disini, aku tidak kehilangan itu..
sampai saat ini, aku bukan siapa-siapa ..

andai waktu itu, saat aku bersungguh inginkan dirimu..
tetap bertahan menanti keyakinanmu tentang rasa ini.

tapi, waktu tidak bisa terulang..
mungkin yang kembali ke masalalu hanya angan dari hayalku.. 
bukan, tetapi sebatas ingatanku.

bahkan rasa itu masih ada, kuat terasa.
hanya saja aku lelah..
aku lelah, apa yg harusku pertahankan..


apa yg membuatku tenang atas fikiran ini?

aku. .. bukan apa-apa,
seakan tidak bisa apa-apa,
yang mampu ku lakukan.. hanya diam..
diam yg membuatku tenang, hanya raga yg tenang..
dan ini adalah fikiranku, perasaanku yang tak pernah tenang..

apa.. yang sekarang harus ku akui?
seakan semua sudah jelas, tapi ..
tapi.. kamu tidak pernah yakin akanku.

masih terdengar lagu lama itu..

aku kembali ..
kembali menyerah..

Senin, 12 Oktober 2020

tadi pagi

tidak seperti biasanya,
aku berdiri di samping pintu kereta,
yg berada di kereta belakang,
sambil melihat dengan tatapan kosong ke jendela, di luar langit sedang muram.

stasiun cilebut waktu itu berbeda dengan hari ini.. (15/07/2020)
penat nafas pagi ini, bukan karena tumpukan penumpang, melainkan karna masker yg sedang ku gunakan..

tentu saja, ini semua terjadi karna pandemi..
virus covid-19 sedang jalan-jalan dari bulan maret, yang berarti sudah 4 bulan lamanya dia ada di sini..

terlihat di luar jendela, sekolah, pabrik, tempat makan, bengkel, dan lain nya sedang tidak baik keadaan nya.. tidak seperti hari-hari normal biasanya..
hari normal sebelum pandemi..

di dalam kereta, tidak sesak dengan tumpukan penumpang..
kami memiliki jarak, social distancing? iya benar.. kami tidak bisa saling berhadapan, walaupun bisa tetap canggung bila terjadi.
tapi aku tetap ingin menatapmu..

kamu yg selalu di kereta belakang ini, 
sudah lama aku tidak melihatmu,
ketika ini terjadi, aku ada diposisi kamu berdiri waktu itu.

aku pernah melihatmu memandang ke luar jendela..



Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More